beberapa teknis aplikasi pupuk hijau
berikut beberapa cara aplikasi pupuk hijau:
- tanaman legum jenis semak sebagai tanaman pergiliran tanaman setelah 2 bulan langsung dibenamkan petakan sehingga tanah akan kaya unsur N.
- tanaman legum jenis kayu dapat dijadikan naungan tanaman perkebunan, sehingga biomassa tanaman yang jatuh akan menjadi bahan organik tanah
- penanaman benih pupuk hijau ditanam kemudian hasil panen daun dan bagian ranting yang lunak dibenamkan dipetakan lain.
- pemanenan pangkasan daun pupuk hijau yang ada dilingkungan sekitar kemudian dijadikan bahan baku pembuatan kompos yang dicampurkan dengan limbah/sisa tanaman lain(non-legum)
- bagian tanaman pupuk hijau dibenamkan pada sawah pada saat pengolahan dan pelumpuran.
- tanaman pupuk hijau dapat mengurangi terjadinya run off dan meningkatkan infiltrasi tanah.
- pupuk hijau Tithonia diversifolia sebagai subtitusi N dan K pupuk buatan.
- tanaman pupuk hijau seperti mucuna, sp., pueraria javanica., calopogonium mucunoides dapat dimanfaatkan dalam menekan pertumbuhan alang-alang.
I.Ketut Karang berkata,
25 Mei 2009 pada 03:59
Kami ingin menanam tanaman penutup tanah seperti yang disebut Centrosema (CC, CP dll) diantara tanaman jeruk, mahoni, jati yang masih kecil dan setelah panen kacang tanah, dan juga untuk bahan membuat komposdimana mendapatkan benihnya?
jabritanah berkata,
25 Mei 2009 pada 14:27
wah hati-hati mas, biasanya tanaman ini merambat/melilit tanaman utama, apalagi yang masih berbentuk bibit,
lw udah dewasa jruk n jatinya baru digunakan cc, lw tanaman penutup tanah untuk bibit tanaman baiknya jenis tanaman legum dezmodium yang tidak melilit tnman utama gtu,,,
untuk mdapatkan benihnya biasanya ada pada perusahaan perkebunan sawit gtu mas ada jualny,